Sejarah Perang Dunia II
Hallo sobat sena sekalian🙌
pasti tau dong mengenai Perang Dunia II. Perang tersebut menjadi konflik paling mematikan sepanjang sejarah umat manusia karena memakan korban 50–70 juta jiwa dari seluruh dunia.
Sejak saat itu, negara-negara lain juga mulai terlibat dalam pertempuran skala besar, karena Jerman semakin membabi buta ingin menguasai wilayah lain.
Namun, Jerman tidak hadir sendirian. Italia telah menjadi aliansinya sejak akhir 1936 hingga awal 1941, melalui serangkaian perjanjian. Lalu, diikuti dengan masuknya Jepang pada Desember 1941. Jepang bergabung dengan Blok Poros untuk menyerang Amerika Serikat dan teritori Eropa di Samudra Pasifik dan sebagian besar Pasifik Barat.
Ketiga negara itu kemudian terlibat perang melawan Blok Sekutu yang berjumlah lebih banyak, di antaranya adalah Imperium Britania, Prancis, Uni Soviet, Amerika Serikat, Pemerintahan Nasionalis Republik Tiongkok, Belanda, Polandia, dan beberapa negara lain yang memperoleh dampak dari pendudukan Blok Poros.
Secara terperinci, Perang Dunia II disebabkan oleh adanya dua faktor, yaitu umum dan khusus.
Faktor Umum
1. Negara maju saling berkompetisi satu sama lain untuk menguatkan pangkalan militer dan senjata;
2. Adanya politik aliansi yang menyebabkan lahirnya dua blok besar;
3. Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa (LBB) dalam menciptakan perdamaian dunia.
Faktor Khusus
1. Pada 1 September 1939, Jerman melakukan penyerbuan ke Kota Danzig, Polandia. Polandia sendiri merupakan negara yang diawasi oleh LBB. Hitler di sisi lain menuntut penguasaan atas Danzig karena penduduknya merupakan bangsa Jerman, tetapi Polandia membantahnya;
2. Pada 3 September 1939, negara-negara pendukung LBB (terutama Inggris dan Prancis) mengumumkan perang kepada Jerman dan aliansi-aliansinya;
3. Pada 7 Desember 1941, Jepang menyerang pangkalan armada angkatan laut milik Amerika Serikat yang berada di Pearl Harbor, Hawai.
Nah, itulah penjelasan singkat mengenai Sejarah Perang Dunia II. Terima kasih telah membaca dan semoga bermanfaat.(^_^)
Komentar
Posting Komentar